Posts

Showing posts with the label Business

TM Vaganza: Belanja di TM Agung Podomoro Berhadiah Mobil Fortuner

Image
Banyak cara yang bisa dilakukan untuk meningkatkan kunjungan calon konsumen ke pusat perbelanjaa sehingga membuat tenant senang sebab kemungkinan bertransaksi semakin besar. Dari sekian banyak cara tersebut, ada cara praktis yang bisa meningkatkan jumlah kunjungan pengunjung, yaitu dengan melakukan program undian. Hal inilah yang ditempuh oleh TM Agung Podomoro. TM Agung Podomoro yang memiliki setidaknya 10 TM yang tersebar di Jakarta mulai pada tanggal 1 Mei 2016 yang lalu menggelar TM Vaganza. TM Vaganza adalah program promosi guna meningkatkan kunjungan ke setiap TM Agung Podomoro yang diikutkan dalam program tersebut. Program ini berlangsung hingga tanggal 22 Februari 2017.  Dalam program undian ini, setiap pengunjung di 7 Trade Mall TM Agung Podomoro yang telah berbelanja senilai minimal Rp100 ribu dan berlaku kelipatannya, berhak untuk menukarkan struk belanja dengan 1 kupon undian berhadiah, yang diundi setiap bulan untuk memperebutkan hadiah utama berupa 1 mobil ...

Formula Jitu TM Agung Podomoro Memajukan Ritel UKM

Image
Thamrin City merupakan salah satu pusat perbenjaan di bawah payung TM Agung Podomoro Usaha ritel merupakan penopang perekonomian yang sangat penting. Bila Anda berkunjung ke pasar modern seperti mall Anda bisa melihat banyak sekali peritel berupa kios-kios kecil yang omzetnya tak sekecil kios mereka. Demikian juga di pasar tradisional, usaha ritel ini sudah dilakukan jauh sebelum kita mengenal pasar modern. Ada beberapa hal yang menjadi sebab, mengapa usaha ritel merupakan pilihan orang dalam berusaha. Pertama menurut KPPU , usaha ritel tidak membutuhkan keahlian khusus serta pendidikan tinggi  untuk menekuninya, maka banyak penduduk Indonesia terutama yang tergolong dalam  kategori UKM masuk dalam industri ritel ini. Kedua menurut MM. Minarsih ,  ritel merupakan sektor industri yang sangat populer dan sudah  mendominasi kehidupan masyarakat Indonesia turun-temurun sejak dulu. Hal  ini ditandai dengan tersebarnya warung dan toko kelontong di hampir tiap...

Menilik Rancangan Peraturan Menkominfo tentang Penyediaan Layanan Aplikasi/OTT

Image
Setelah lama dipertanyakan oleh operator terkait kegiatan layanan Over The Top (OTT) di Indonesia, sejak minggu lalu, Menkominfo telah merilis rancangan aturan yang akan memayungi layanan OTT di Indonesia. Rancangan aturan tersebut kini sedang dalam tahap konsultasi publik sehingga diharapkan ada masukan dari publik demi perbaikan (dapat didownload Di Sini ).  Dalam melihat aturan ini, saya tentu bukanlah ahli, hanya pengguna biasa. Bagi saya sendiri rancangan aturan ini perlu dikritisi dari berbagai segi, terutama terkait dengan layanan OTT yang hampir sebagian besar (99%) berasal dari luar atau asing. Saya melihat ada kecenderungan di rancangan aturan ini terkait dengan sesuatu yang disebut lokalisasi.  Layanan OTT merupakan sebuah kemustian di mana saat ini karena melalui aplikasi pengguna bisa menikmati layanan. Dengan berkembangnya era smartphone, pengguna tidak lagi harus mencari sendiri layanan yang disukainya, tetapi disediakan oleh sebuah atau beberapa pas...

Kasus Antitrust Google, Europe (EU) vs Google dari Sisi Pengguna

Image
European Union's competition chief Margrethe Vestager Kabar Google berseteru dengan European Union via European Commission bukan sesuatu yang baru lagi. Google sudah lama diselidiki oleh EU atas praktiknya terutama dengan sistem operasi Android sehingga ketika EU mengirimkan surat keberatan resmi atas praktik bisnis Google di Android bukan sesuatu yang mengejutkan lagi, meskipun beberapa sisi tetap sesuatu yang agak membingungkan bagi sebagian orang. Sedikit saya uraikan komplain EU terhadap Google setidaknya ada tiga. Pertama adalah App Bundling. Apps Bundling yang dimaksud di sini adalah aplikasi Google yang ada di perangkat Android. Bila Anda pengguna Android, tentu cukup paham aplikasi apa saja yang wajib di bawa oleh vendor atau produsen Android, antara lain GMail, Google Maps, Google Play (apalagi ya?). Mungkin itu beberapa aplikasi wajib yang harus diikutkan karena menggunakan Android secara resmi dari Google dengan berbagai kesepakatan dengan Google yang mungkin bi...

TKDN yang Bikin Galau

Image
TKDN bukan sesuatu yang baru. Sejak tahun 2014 atau 2015 TKDN , Tingkat Komponen Dalam Negeri smartphone khususnya 4G LTE sudah dikampanyekan. Pada tahun 2016 ini, syarat 20% TKDN harus dipenuhi oleh vendor dan akan naik menjadi 30% di tahun 2017 nanti. Hal yang sangat repot adalah bahwa dengan TKDN 20% saja vendor sudah kelimpungan, bagaimana jika dinaikkan menjadi 30% di tahun 2017? Hal yang perlu kita lihat adalah keinginan pemerintah untuk menyeimbangkan neraca impor smartphone yang beberapa tahun terakhir terus meningkat. Smartphone khususnya dari China membanjiri pasar Indonesia dengan harga yang sangat murah. Pembuatannya yang 100% di China membuat nilai tambah yang kecil bagi perekonomian secara keseluruhan.  Untuk itulah, pemerintah memberlakukan TKDN agar impor smartphone ini bisa ditekan karena smartphone tersebut terlebih dahulu harus disertifikasi dan dihitung seberapa banyak komponen lokalnya. Jika tidak sesuai dengan aturan (20% saat ini) smartphone terseb...

Update: Bagaimana Start Up Memanfaatkan Publik sebagai Penekan Kebijakan

Image
Topik start up tidak habis-habisnya dibahas di berbagai media, terutama media online. Start up keren seperti Xiaomi, misalnya memperoleh liputan yang sangat luas terkait ekspansi mereka di tahun 2014. Namun, beberapa waktu terakhir terlihat mulai kendur dan ekspektasi pengapalan smartphone mereka meleset.  Namun saya tidak akan membahas Xiaomi, tetapi Uber, sebuah start up yang mendisrupsi industri transportasi khususnya taksi (meskipun tidak mau disebut taksi melainkan ride sharing (??)).  Sejenak ke belakang, Uber secara resmi berdiri dengan nama UberCab di tahun 2009 yang lalu dan mulai memberikan layanan pertama kali di San Fransico di tahun 2010. Uber sangat cepat berkembang dan terus memperoleh modal dari investor hingga menjadi start up paling bernilai di dunia dengan nilai 51 miliar dollar per Agustus yang lalu. Perkembangan cepat Uber tidak lain dilatarbelakangi oleh kemudahan untuk memperoleh jasanya, yaitu melalui aplikasi di smartphone. Uber pun mere...