Apakah Guru Masih Pantas Digugu dan Ditiru
Ilustrasi, guru sedang mengajar, sumber: riautrust.com Di sebuah sudut di kaki Gunung Merapi, Sumatera Barat, berdiri sebuah sekolah dasar. Namanya SD Inpres Andalas. Di sekolah itu, saya belajar, mengenal dunia dari guru-guru yang sedemikian ikhlas dan berbakti. Waktu itu, tentu saya tidak bisa merasakan betapa besar pengorbanan guru saya, Datang pagi-pagi dari kota ke daerah di kaki gunung Merapi. Semua guru tersebut berjalan kaki, ada yang hingga 30 kilometer sehari (pergi dan pulang). Kepala sekolah saya rumahnya berada sekitar 10 kilometer dari kampung saya. Ia setiap hari berjalan kaki, tetapi tidak melalui jalan besar. Ia melewati persawahan. Tentu saja ia menanggalkan sepatunya dan menggulung kaki celananya setiap berangkat dan pulang dari mengajar. Hampir tidak pernah terlihat rasa lelah mereka untuk mengajar saya dan teman-teman saya waktu itu. Saya percaya, gaji mereka tidak sebesar gaji guru-guru sekarang ini. Namun mereka selalu bersemangat, memberikan ...